Korban Laka Lantas Depan Garasi Damri Ponorogo Akan Jalani Operasi di Solo

PONOROGO (kotareyognews.net) - Shella Naradewi Netta (16) seorang pelajar warga desa Slahung yang terlibat laka lantas di depan garasi bus Damri timur alun-alun Ponorogo saat acara Gelar Bidaya HUT Ponorogo, Sabtu (06/08/2016) lalu, kabarnya telah dirujuk ke RSU Dr. Oen Solo guna menjalani operasi dan penanganan medis yang lebih lengkap.

Bahkan menurut salah satu teman korban di akun facebook menjelaskan bahwa Shella bakal menjalani operasi patah tulang di Solo. Selain itu dia juga bakal operasi plastik untuk memulihkan luka-luka di mukanya.

"Kabar terakhir dari bapaknya Sheilla, bahwa anaknya dalam keadaan sadar, yang luka di tangan mengalami patah, dada, dan wajah, dan kepala tidak apa-apa.Sekarang di ICU. Rencananya mau operasi plastik, dan biayanya sekitar 100 juta," terangnya sambil menjelaskan bahwa kabar tersebut diterima dari ketua Ikasmada.

Diketahui, Shella Naradewi Netta (16) mengalami kecelakaan hebat di depan garasi Bus Damri Ponorogo pada Sabtu (6/8/2016) silam dengan bus Pariwisata. Sepeda motor korban tersenggol badan bus saat dia hendak menyalip bus Pariwisata yang dikemudikan warga Nganjuk tersebut.

Menurut keterangan Polisi, kronologi kejadian dari laka lantas tersebut berawal dari korban yang hendak menyalip sebuah bus di Jalan Jendral sudirman dari samping kiri. Antara bus dengan nomor polisi AG 7134 V maupun sepeda motor dengan nomor polisi AE 6743 WB sama- sama dari arah timur.

Lantaran kondisi jalan saat itu sangat ramai karena di alun - alun Ponorogo yang jaraknya tak jauh dari lokasi kejadian akan ada kegiatan Gelar Budaya dalam rangka HUT Ponorogo, korban terlalu mepet dengan bus dan tersenggol badan bus yang ada di kananya. Korbanpun terjatuh ke arah bus dan sempat masuk ke dalam kolong bus hingga terseret sejauh hampir 5 meter. (warok)