Miras Lagi, Polres Ponorogo Amankan 173 Liter Arak Jowo Dalam Selokan


PONOROGO (kotareyognews.net) - Jajaran Satuan Reserse Narkotika, Psikotropika dan Obat Berbahaya (Satresnarkoba) Polres Ponorogo kembali ungkap kasus penjualan minuman keras (miras) jenis arak jowo (arjo) sebanyak 173 liter yang disimpan di dalam tanah (selokan), Kamis (04/08/2016) silam.

Tersangka pemilik barang haram tersebut adalah SN (42) warga dukuh Patran, desa Kupuk kecamatan Bungkal kabupaten Ponorogo.

"Sekitar pukul 14.00, petugas kami melakukan penangkapan terhadap tersangka SN di TKP Jalan Raya Jetis - Sambit, tepatnya di desa Bibis kecamatan Sambit," ujar Waka Polres Ponorogo Kompol Saswito, SE dalam keterangan Persnya, Jumat (05/08/2016) di Mapolres Ponorogo.

Menurut Saswito, penangkapan tersangka merupakan  hasil dari lidik anggota Satresnarkoba Polres Ponorogo sejak beberapa hari lalu. Hal tersebut berawal dari kecurigaan terhadap tersangka dan pembeli atau konsumen yang hendak membeli barang haram tersebut dirumah tersangka. Sedangkan tersangka sendiri juga merupakan target operasi (TO) petugas sejak beberapa waktu.

"Tersangaka kita tangkap di rumahnya, dari tangan tersangka kita berhasil mengamankan 15 botol aqua ukuran 1500 ml, 1 botol aqua ukuran 600 ml, 5 jurigen ukuran 30 liter berisi arak jowo, dan 1 jurigen kosong bekas tempat arak jowo. Total yang berhasil kita amankan sebanyak 173 liter arjo," terangnya.

Lebih lanjut Saswito mengatakan bahwa modus tersangka menyimpan barang haram tersebut dengan cara memasukkan ke dalam tanah atau selokan, ditutup dengan sampah agar tidak ketahuan oleh petugas.

"Hal itu sudah diantisipasi dari petugas kita, sehingga kita berhasil menemukan barang haram tersebut meskipun disimpan didalam selokan," ujarnya.

Atas perbuatanya, tersangka SN dijerat dengan pasal 204 KUHP tentang menjual, menawarkan, menerimakan atau membagi - bagikan barang yang membahayakan bagi jiwa atau kesehatan dengan ancaman minimal 15 tahun penjara.(warok)