Peserta Upacara Detik - detik Proklamasi di Alun - alun Ponorogo Banyak Yang Tumbang

Peserta upacara yang pingsan harus ditandu
PONOROGO (kotareyognews.net) - Lebih dari 20 (dua puluh) peserta harus dibawa ke tenda PMI lantaran tak kuat mengikuti upacara bendera dalam rangka detik - detik Prolkamasi kemerdekaan RI ke - 71 di alun - alun Ponorogo, Rabu (17/08/2016).

Pantauan kotareyognews.net, mereka yang tumbang rata - rata pelajar. Selain itu ada juga beberapa orang dari PNS, bahkan anggota TNI. Parahnya, ada juga dari peserta yang terpaksa harus dilarikan ke rumah sakit.

Tak hanya peserta yang ada di bawah terik matahari,  istri Sekda Ponorogo Agus Pramono, Andi Besse Tenrisampeang yang berada di tribun barat bersama tamu undangan lain juga ikut terjatuh. Kabar yang berhembus, saat hendak mengikuti upacara dirinya belum sempat sarapan, sehingga kondisi tubuhnya melemah.

Dia pingsan saat menjelang pengibaran bendera sang Saka Merah Putih oleh pasukan Paskibraka. Sejumlah tamu VIP yang berada di dekatnya spontan menangkap tubuhnya yang tiba - tiba akan terjatuh. Tak berselang lama istri Sekda langsung dinaikkan ke ambulans dan dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.

"bu sekda memang saat itu sedang dalam kondisi tidak fit, namun beliau tetap memaksakan diri untuk ikut dalam upacara detik-detik Proklamasi di Alun-alun Ponorogo,"kata Kasubag Humas Pemkab Ponorogo Budi Setyono.

Suasana di tenda PMI
Sementara itu menurut petugas koordinator tim medis dari PMI Ina Yeti Oktavia, mengatakan bahwa tahun ini yang mengalami pingsan lebih banayak jika dibanding tahun lali. Hal itu diperkirakan karena cuaca yang terbilang cukup panas.

"Cuaca hari ini memang cukup panas, berkisar 30 derajat celsius. Peserta banyak yang dehidrasi dan sebagian ada yang belum sarapan,"ujarnya.

Lebih lanjut Ina menjelaskan bahwa dalam membantu mengantisispasi dan pertolongan pertama pada upacara detik - detik Proklamasi di alun-alun Ponorogo, pihaknya menurunkan sekitar 20 petugas PMI. selaon itu, pihaknya juga menyediakan satu buah tenda dan beberapa tandu di beberapa titik di belakang peserta upacara. (warok)