Pukul Kendang, Bupati Ipong Resmikan Peringatan HUT Ponorogo ke - 520 dan FRM ke - XIV

PONOROGO (kotareyognews.net) - Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Ponorogo ke - 520 dan Festival Reyog Mini (FRM) ke - XIV tahun 2016 resmi digelar. Kegiatan ini resmi di buka oleh Bupati Ponorogo H. Ipong Muchlissoni, Kamis malam (04/08/2016) di Panggung utama alun-alun Ponorogo.

Dikatakan Bupati Ipong, Festival Reyog Mini merupakan agenda tahunan yang digelar oleh Pemkab Ponorogo dalam rangka peringatan hari jadinya.  Kegitan tersebut selain bertujuan untuk memberika hiburan kepada masyarakat, juga untuk terus melestarikan seni Reyog Ponorogo dan regeneeasi seniman Reyog.

Sebagai bupati Ponorogo, dirinya merasa bangga karena selama 520 tahun, kabupaten Ponorogo mampu melestarikan dan menjaga budaya yang menjadi warisan leluhur, yaitu seni reyog Ponorogo.

"Saat ini Ponorogo telah berusia 520 tahun, ini merupakan usia yang tua dan paling tua diantara kota - kota di wilayah Karesidenan Madiun. Sudah selayaknya kita bersyukur dan sekaligus kita refleksikan diri apa yang sudah terjadi selama 520 ini," ucap Bupati Ponorogo H. Ipong Muchlissoni.

Dia berharap, Reyog tidak hanya menjadi ikon saja bagi Ponorogo, namun nilai - nilai yang terkandung dalam kesenian reyog agar bisa menjadi landasan masyarakat Ponorogo dalam bersikap dan berperilaku.

Menurut Ipong, hampir seluruh desa di Ponorogo saat ini telah memiliki kesenian reyog. Selain itu, juga banyak sekolah dan anak - anak didik kita mampu menampikan kesenian reyog. Hal tersebut menunjukkan bahwa ada peran aktif dari generasi muda Ponorogo dalam melestarikan reyog ponorogo.

Dan yang lebih membaggakan, lanjutnya, saat ini banyak wilayah di luar ponorogo yang menampilkan seni reyog dalam setiap even dan kegiatan mereka. Itu menunjukkan bahwa masyarakat di penjuru nusantara mencintai dan merasa memiliki kesenian asli Ponorogo ini.

"Semoga Festival Reyog Mini ini mamapu menjadi media bagi putra-purti dan generasi muda kita untuk terus berkreasi dalam mengembangkan dan melestarikan kesenian reyog," harapnya. (warok)