Syukurlah, Ada Yang Peduli dan Adakan Pengobatan Gratis di Kampung Idiot Desa Pandak Balong Ponorogo

PONOROGO (kotareypgnews.net) - Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menggelar bakti sosial berupa kegiatan pengobatan gratis dan bagi - bagi paket sembako di desa Pandak, kecamatan Balong, kabupaten Ponorogo, Sabtu (27/08/2016).

"Kita disini dari Baguna PDIP mengadakan kegiatan cek kesehatan dan pengobatan gratis kepada warga kurang mampu dan penyandang keterbelakangan mental di desa Pandak, sekaligus membagikan paket sembako kepada mereka," ujar Sirmaji, salah satu anggota DPR-RI Fraksi PDIP dari dapil VII Jatim.

Diketahui, Desa Pandak kecamatan Balong dulu juga disebut - sebut sebagai wilayah Ponorogo yang memiliki warga dengan cacar metal (tuna grahita). Desa panda bahkan masuk dalam catatan deretan kampung idiot Ponorogo selain desa Karangpatihan, Krebet, dan Desa Sidoharjo, Kecamatan Jambon.

Faktor inilah rupanya yang menjadi alasan dari Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) PDI-P untuk melakukan bakti sosial di lokasi tersebut. Karena kabar yang berkembang, dari beberapa warga setempat bahwa kondisi tersebut mulai kurang oerhatian dari pemerintah daerah.

Dari pantauan kotareyognews.net di lokasi baksos Baguna PDIP, tampak warga miskin dan warga dengan warga keterbelakangan mental desa Pandak sangat antusias. Merega silih berganti berdatangan dan melakukan cek kesehatan mereka di stand yang disediakan Baguna.

Tak hanya berobat, tampak juga sesungging senyuman lega dan bahagia bagi warga moskin dan warga tuna grahita disana, setelah mereka mendapatkan bantuan berupa bingkisan paket sembako dari Baguna PDIP.

"Ini merupakan bentuk kepedulian kami dari Baguna PDI Perjuangan dalam rangka memperingati HUT RI ke - 71," ujar dr. Ribka Tjiptaning, ketua DPP PDIP disela-sela acara bakti sosial.

Lebih lanjut Politikus yang pernah menjabat sebagai ketua komisi IX DPR RI ini berharap program bantuan kepada masyarakat dengan keterbelakangan mental desa Pandak ini bisa dilaksanakan terus menerus. Itu karena kondisi warga miskin dan mengalami keterbelakangan mental rata-rata tidak mampu bekerja memenuhi kebutuhan hidup mereka.

"Harapan kami, bantuan tidak hanya selesai sampai di sini, tetapi kedepan kita akan upayakan bagaimana masyarakat yang kurang beruntung seperti mereka bisa mendapatkan hak-haknya,”ujarnya.

Sementara itu, Kades Pandak Yaimun menhampaikan ucapan terimakasih kepada Baguna PDIP yang telah memilih Desanya sebagai lokasi tempat diadakanya  kegiatan sosial tersebut.

" Terus terang ini sangat membantu warga kami, mereka bisa berobat dan cek kesehatan dengan gratis. Bahkan mereka juga dapat bingkisan paket sembako,"ujarnya.

Lebih lanjut dia juga berhaeap program bantuan ke desa Pandak bisa sering dilaksanakan. Bahakan dia juga berharao kepada pemerintah agar program infrastruktur dari pemerintah juga bisa turun.

"Semoga desa Pandak yang lokasinya di dekat pegunungan ini juga banyak terentuh program oembangunan infrastruktur lainya. Karena hanya sebagian wilayah Pandak belum tersentuh aspal," harapnya.

Acara bakti sosial pengobatan gratis dan pembagian paket sembako dari Baguna tersebut juga dihadiri oleh seluruh jajaran pengurus DPC PDI-P Kabupaten Ponorogo.(warok)