Talinya Putus, Warga Ponorogo Selatan Yang Gantung Diri Ditemukan Sudah Terjatuh

PONOROGO (kotareyognews.net) - A. Gianto (34), yang biasanya mondar mandir dan duduk di teras rumahnya di dukuh Krajan, Desa Bulak, kecamatan Balong, Kabupaten Ponorogo,  malam itu, Kamis(11/08/2016) sekitar pukul 22.00 dia sudah tidak kelihatan ditempat biasanya.

Hal itu membuat orang tua Gianto menjadi penasaran dengan kelakuan anaknya yang tidak seperti biasanya. Dia mencoba mencari Gianto yang memang menurut informasi yang diterima kotareyognews.net, dia memiliki kelainan mental sejak usia kecil.

Setelah keluarganya melihat di teras dia tidak ada, orang tuanya mencoba melihat di kamar Gianto. Dan, alangkah terkejutya ketika A. Gianto terlihat tergeletak di lantai kamar. Dan lebih terkejutnya lagi, di leher Gianto terlihat sebuah tali yang melingkar.

Setelah orang tua korban melihat ke atas, disana juga terlihat bekas tali yang terlihat putus. Diduga tali terputus karena tidak kuat menahan beban tubuh Gianto. Di situ terlihat sisa tali putus menggantung di usuk tepat diatas korban tergeletak.

Sepontan, kedua orang tua korban berteriak minta tolong, hingga tetangga sekitar berdatangan. Mengetahui hal itu, beberapa warga melaporkan kejadian tersebut ke pihak perangkat desa, dan diteruskan ke pihak Polsek Balong.

Kasubag Humas Polres Ponorogo membenarkan jika telah terjadi kasus gantung diri di desa Bulak kecamatan Balong. Dia menjelaskan bahwa dari hasil pemeriksaan luar yang dilakukan oleh petugas medis dari puskesmas Balong dan tim identifikasi Polres Ponorogo, korban memang telah melakukan bunuh diri dengan cara gantung diri. Ditemukan ciri - ciri adanya sperma di kemaluan korban, bekas ikatan di leher korban.

“Tidak ada unsur penganiayaan ditemukan di tubuh korban. Dan pihak keluarha sudah terima atas musibah tersebut dan meminta jasat korban untuk dipulangkan kerumah duka untuk dilakukan pemakaman,"terang Harijadi. (warok)