Ini Kronologi Kebakaran Di Pasar Desa Serag Pulung Kabupaten Ponorogo

PONOROGO (kotareyognews.net) - Berdasarkan informasi yang diterima dari jajaran petugas Kepolisian Sektor (Polsek) Pulung, inilah penyebab Kebakaran hebat yang melanda kawasan komplek pertokoan Terminal Desa Serag pada, Senin (05/09/2016) kemarin sekitar pukul 13.00.

Dari keterangan Slamet(44), pemilik toko klontong / Warung nasi warga RT:03, RW: 01 dukuh Krajan desa Wotan ini, kepada petugas mengatakan bahwa pemilik pertokoan dua plong ini sekitar pukul 12.30 WIB pulang dari mengatar istrinya yang menunggu orang tuanya yang sedang sakit dan dirawat di RSU Aisiyah Ponorogo.

Sesampai dirumah,Slamet langsung ganti baju sambil menyalakan Kompor untuk memanaskan sayur. Kemudian dia keluar rumah (toko) untuk mencari makananan ternak kambing miliknya yang sejak pagi belum dikasih makan. Dia bergegas ke desa tetangga di dukuh Kebon Agung, Desa. Kesugihan.

Rupanya dia tak sadar jika saat dia berangkat mencari pakan ternak, dia lupa memadamkan kompor yang semula dipakai buat menghangatkan sayur. Sekitar pukul13.00 WIB, Slamet bergegas pulang dari mencari pakan ternak. 

Tapi alangkah kagetnya Slamet, ketika dia dalam oerjalanan diteriaki tetangganya dan diberitahu jika tokonya sudah hangus terbakar. Dia baru sadar kalau sebelumnya berangkat dia lupa mematikan kompor hingga sehingga karena kemungkinan terlalu lama menyaal, api dari kompor membakar tungku atau wajan aluminiun tempat aayur, dan meyambar membar almari makanan yg terbuat dari kayu yang berada tepat diatas Kompor (jarak 40 cm).

Tak berselang lama api diduga langsung menjalar ke  bangunan lainnya yang berada didekat almari. Kejadian tersebut diketahui pertama kalinya oleh tetangga Slamet. Rini (40) dan Eksan (24) yang mengetahui kebakaran tersebut. Mereka langsung berteriak monya tolong. 

Tak lama warga sekitar berdatangan ke lokaai. Mereka mencoba menjinakkan bmapi dengan alat seadanya Sekitar pukul 13.20 WIB, anggota Polsek Pulung tiba di lokaai dan langsung membaur bersama warga masyarakat membantu memadamkan api dengan tabung pemadam dan alat seadanya. 

Sekitar pukul 13.30 WIB,  dua unit Pemadam Kebakaran (Damkar) dari Pmeda Ponorogo yang memang telah dihubungi sebelumnya oleh jajaran Polsek Pulung baru tiba di lokasi. Api akhirnnya bisa dipadamkan setelah dua puluh menit Damkar dan warga mengalau si Jago merah yang mengamuk tersebut sekitar pukul 14.00 WIB.

Kapolsek Pulung AKP Acyar, SH turun langsung ke TKP bersama anggota. KASPKT Polres Ponorogo dan Tim INAFIS dipimpin oleh Aiptu Mariyono guna melakukan olah TKP dan penyelidilan sebab-sebab terjadinya kebakaran tersebut.

Dan ditemukan data bahwa kebakaran beraumber dari kompor milik Selamet. Polisi juga mengamankan barang bukti sebuah kompor gas yang diduga sumber api, satu buah tabung gas 3 kilogram, dan satu buah wajan aluminiunmyang dipakai Salamet untuk menghangatkan sayur.

Tidak ada korban jiwa dari musibah kebakaran tersebut. Kerugian matefi diprediksi mencaoai 150 juta rupiyah. (warok)