Lagi, Polsek Babadan Ponorogo Ringkus Penjual Arjo

PONOROGO (kotareyognews.net) - Berbagai kasus dan penangkapan terhadap penjual minuman keras (miras) yang dilakukan oleh jajaran Polres Ponorogo, tampaknya tak membuat jera warga Ponorogo untuk terus menjual minuman haram tersebut.

Seperti pada, Selasa (06/09/2016) lalu, Unit Residifis dan Kriminal (Reskrim) Polsek Babadan kembali melakukan penangkapan terhadap tersangka pelaku penjual minuman keras jenis arak jowo (Arjo) di Desa Purwosari, kecamatan Babadan.

Pelaku berinisial BO ditangkap Polisi sekitar pukul 21.00 WIB. Pada saat petugas piket reskrim melaks patroli ke wilayah Purwosari, Patroli memergoki seorang pemuda yang kedapatan sedang  membawa minuman keras jenis arak jowo yang ditaruh di dalam botol.

Mengetahui hal itu, Polisi langsung memberhentikan pemuda tersebut guna dilakukan interogasi. Dia mengaku bahwa miras jenis arak jowo tersebut baru saja dibeli dari BO yang beralamatkan tak jauh dari lokasi.

Kemudian petugas melakukan penyelidikan di tempat yang ditunjukkan pemuda tersebut. Ternyata bena, BO menjual miras jenis arak jowo kepada masyarakat dan beberapa pemuda. Tak menunggu lama, Polisi langsung melakukan penangkapan terhadap pelaku.

Dia digiring ke Mapolsek Babadan beserta barang buktinya berupa arjo yang sudah siap jual yang ditaruh kedalam botol bekas Aqua.

"Pelaku kita bawa bersama barang bukti berupa 1(satu) botol aqua bekas ukuran 1,5 Liter berisi arak jowo, 17 (tujuh belas) botol aqua bekas ukuran 600 mili liter berisi arak jowo dan uang tunai Rp 30.000 (tigapuluh ribu rupiah)," terang Kasubag Humas Polres Ponorogo AKP Harijadi.

Atas perbuatanya tersebut pelaku BO dijerat dengan pasal 204 (1) Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentanng Barang Siapa Menjual, Menawarkan, menyerahkan atau membagi-bagikan barang yang diketahui bahwa membahayakan nyawa atau kesehatan orang. Dia diancaman dengan hukuman selama 15 tahun penjara. (warok)