Mbah Min Tewas Setelah Terjatuh Dari Pohon Melinjo

Mayat Mbah Min saat di evakwasi 
PONOROGO (kotareyognews.net) - Mbah Djimin (60), warga jalan Sutonegoro 35, RT: 02, RW: 01 desa Nongkodono kecamatan Kauman, kabupaten Ponorogo mengalami nasib sial. Dia terjatuh dari atas ketinggian sehingga menyebabkan nyawanya tak bisa ditolong, Selasa, (06/09/2016)

Dikabarkan, awal mula meninggalnya Mbah Djimin ini memetik melinjo dengan cara naik pakai tangga sekitar pukul 10.00 WIB. Selani naik dia  juga menggergaji ranting-rantingnya untuk mengurangi kelebatan daun melinjo tersebut.

Namun apes, saat kakinya menginjak salah satu ranting , tiba tiba ranting tersebut patah dan dia terlepas dari pegangan. Terang saja tubuh korban terjun bebas ketanah dari ketinggian sekitar 5,4 meter.

Satimin(45)  yang berada tak jauh dari lokasi kaget saat mendengar seperti suara ada yang terjatuh. Dia kemudian mencari lokasi asal suara. Dan ternyata Mbah Djimin yang terjatuh dari pohon melinjo di belakang rumah Karman (60). Saat ditemukan Satimin korban sudah dalam posisi terlentang dan tak sadarkan diri.

Mengetahui hal itu, Satimin langsung membawa Korban ke dalam rumah. Tak lama kemudian datanglah Hariyanto (39) dan selanjutnya korban dilarikan ke puskesmas. Namun sayang, saat tiba di Puskesmas korban dinyatakan sudah meninggal dunia oleh dokter.

Sementara itu Kasubahmg Humas Polres Ponorogo AKP Harijadi saat dikonfermasi membenarkan kejadian meninggalnya warga Nongkodono tersebut. Dari hasil pemeriksaan, polisi tidak menemukan luka yang mencurigakan, kecuali bagian kepala atas yang memar memerah diduga karena membentur tanah.

"Korban diduga kurang berhati-hati saat memanjat dan menginjak ranting pohon mlinjo sehingga patah dan dia terjatuh.," ujar Harijadi.

Dari tempat kejadian Polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa 1 (satu) buah tangga tinggi 2,5 meter, 1 (satu) buah gergaji, 1 (satu) buah topi korban dan 1 (satu) ranting pohon mlinjo beserta daunnya. (warok)