Polsek Jenangan Ponorogo Ungkap Kasus Penipuan Minyak Goreng

PONOROGO (kotareyognews.net) - Jajaran Unit Reskrim Polsek Jenangan menangkap tiga orang pelaku penipuan penjualan minyak Goreng Corah di dukuh Gading, desa Sraten Kecamatan Jenangan Ponorogo, Kamis (01/08/2016)

Menurut Kasubag Humas Polres Ponorogo AKP. Harijadi, penangkapan tersebut dilakukan pada hari Jumat (02/08/2018) sekitar pukul 09.00 WIB setelah mendapat laporan dari korban penipuan Didik Setyawan warga RT 02/02, dukuh Gading, Desa Sraten, kecamatan Jenangan pada hari sebelumnya.

"Pelaku WI, warga Dukuh Suleng RT: 01/05 Desa Sembunging Kecamatab Bancar, Kabupaten Tuban, MA  warga Dukuh Panjen, RT: 04/01 Desa Jenggolo Kecamatan Jenu, kabupaten Tuban dan GU warga  dukuh Pondok, RT: 02/02 Desa Mrican, Kecamatan Jenangan, Ponorogo telah diamankan," terang Harijadi.

Menurut Harijadi, saat itu pada hari Kamis (01/08/2016) korban Didik Setyawan warga RT 02/02, dukuh Gading, Desa Sraten membeli minyak goreng corah dengan cara membeli kepada ketiga pelaku sebanyak 20 kilogram. Minyak tersebut oleh Didik dimasukan kedalam  jerigen isi 20 kg dan langsung dimasukkan kedalam drum.

Setelah itu, korban langsung membayarnya dengan harga Rp. 9.250,- per kilogram. Total yang dibayar sejumlah Rp. 185.000,-  dan pelaku langsung meninggalkan toko milik Didik Setyawan. Namun saat Didik melakukan pengecekan terhadap minyak goreng yang barusan dia beli, ternyata didalam drum hanya berisi 5kg saja.

Setelah mengetahui hal itu dan korban merasa ditipu, pasa hari jumat sekira pukul 09.00 WIB, Disik melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Jenangan. Polisis sendiri langsung melakukab penyelidikan, dan sekitar pukul 11.00 WIB, petugas mendapat informasi bahwa ketiga pelaku sedang berada dirumah Didik untuk menjual minyak.

Polisi langsung dilakukan penangkapan kepada ketiga pelaku dan dibawa ke Mapolsek jenangan untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

"Kita telah mengamankan pelaku dan barang bukti berupa 1 unit mobil box warna putih jenis Daihatsu expass nopol B-9139-TO, 1 buah STNK an PT Trimuda Nuansa Citra alamat Jl. Dr. Soetomo 58 Jakse, 1 buah kunci kontak, 1 buah ember besar warna hitam, 1 buah drum dari besi warna silver, 17 jerigen warna biru uk 20kg kosong, 2 buah torong, 1 buah pompa sepeda, 1 buah nota pembelian minyak goreng dan uang tunai sejumlah 305 ribu rupiah," terang Harijadi.

Selain itu, lanjut Harijadi pihaknya juga mengamankan barang bukti dari pelapor  berupa 1 buah jerigen warna biru uk 20kg, isi minyak 10kg, 1 buah drum dari besi isi minyak goreng, 1 buah jagrak (tatakan dari kayu), dan 1 botol aqua 1600ml berisi minyak goreng.

"Hasil pemeriksaam, para pelaku ini melakukan kegiaan berjualan minyak goreng di wilayah Ponorogo mulai april s/d agustus 2016 dan jual di 3 toko. 2 toko di wilayah sambit dan 1 toko di Jenangan. Dari aksinya tersebut pelaku bisa meraup keuntungan dari 3 toko tersebut mencapai 15 juta rupiah," terangnya.

Atas perbuatanya, ketiga pelaku diduga kuat telah melakukan tindak pidana Penipuan dan dijerat dengan pasal 378 jo pasal 55 KUHP. (warok)