Jenazah TKW Ponorogo yang Meninggal Di Hongkong Tiba Di Rumah Duka

PONOROGO (kotareyognews.net) - Kamis, (20/10/2016) dini hari, jenazah TKW Ponorogo yang meninggal dunia di Hongkong tiba di rumah duka Jalan Kumbokarno, No. 78 Kelurahan Surodikraman, Kecamatan/Kabupaten Ponorogo.

Kedatangan jenazah Almarhumah Dhinia Sabatini (22) diantarkan oleh ambulan dari Pemprov Jatim disambit isak tangis dari ibu korban dan keluarga dekat. Bahkan kakak laki-laki korban jiga tak mampu menahan tangis ketika beberapa wartawan hendak minta keterangan padanya.


Diketahui, Dhinia Sabatini adalah tiga bersaudara putri dari Dikatakan Hantoro warga Jalan Kumbokarno, No. 78 Kelurahan Surodikraman, Kecamatan/Kabupaten Ponorogo. Dia baru saja bekerja di Hongkong terhitung kontrak kerjanaya pada 20 Mei 2016 hingga 20 Mei 2018 mendatang.

Dia baru bekerja sekitar tiga bulan dua minggu. Dhinia bekerja di lantai 11 mengikuti majikanya di sebuah apartemen dan dia dikabarkan meninggal karena jatuh dari lantai 11 tempat dia bekerja.

Belum ada kepastian dari pihak KJRI maupun pihak PT apa penyebabnya Dhinia Sabatini bisa terjatuh dari tempat dia bekerja.

"Belum ada keterangan secara pasti apa sebab Dhinia meninggal. Sejauh ini komunikasi kami dengan pihak KJRI maupun pihak majikan di Hongkong baik-baik saja. Bahkan pihak majikan juga memberikan santunan kepada korban," ujar Sumani Lepala Dinsosnakertrans Ponorogo.

Dikatakan Sumani, kedatangan almarhumah kali ini hanya bersama dokumen saja, belum ada data terkait bagaimana dan apa sebabnya korban meninggal. (warok)