Tahun Ini Ritual Bedol Pusoko Ponorogo Dilakukan Dengan Berjalan Kaki

PONOROGO (kotareyognews.net) - Ritual Bedol Pusoko  yang merupakan rangkaian kegiatan Grebeg Suro Kabupaten Ponorogo  tahun ini tampak lebih sakral. Pasalnya, kirab Bedol Pusaka ini dilakukan dengan berjalan kaki dari Pendopo Agung Kabupaten Ponorogo (Kutho Tengah) menuju Kutho Wetan di desa Setono, Sabtu (01/10/2016) dini hari.

Peserta ritual Bedol Pusaka terdiri dari para abdi dalem kraton Surakarta yang ada di Kabupaten Ponorogo. Mereka menempuh perjalanan dengan membawa pusaka kebesaran Ponorogo sejauh kurang lebih lima kilo meter.

Meskipun rata-rata peserta para orang tua, namun karena aura mistis dan spiritual yang timbul dari ketiga Pusaka ini, mereka para peserta tampak tegar dan terus berjalan tanpa ada rasa lelah.

Diketahui, ketiga Pusaka Kebesaran Ponorogo yang dulu merupakan pusaka andalan Radhen Bathara Katong yaitu Sabuk Cinde Puspito, Payung Songsong Tunggul Wulung dan Tombak Tunggul Nogo diboyong ke makam Radhen Katong sebelum diadakan kirap Boyong Pusaka pada Sabtu sore.

Kegiatan bedol Pusaka ini merupakan rangkain dari kegiatan Grebeg suro Ponorogo yang puncaknya pada malam 1 suro. Ritual bedol pusaka tahun ini dirasa berdeda dan tampak lebih sakral dibanding tahun-tahun sebelumnya karena sebelumnya menurut informasi yang diterima kotareyognews.net, digelar dengan naik mobil. Sedangkan tahun ini bedol pusoko tahun ini digelar dengan berjalan kaki. (warok)