Tiga Tersangka Korupsi RSUD Ponorogo, Satu Dinyatakan Bebas

Ilustrasi

PONOROGO (kotareyognews.net)- Majelis Hakim pengadilan tipikor surabaya yang diketahui Unggul Warsito Murti memberi putusan bebas terhadap terdakwa kasus korupsi RSUD Dr Harjono Ponorogo bernama Prijo Lnggeng pada, Jumat (07/10/2016) silam.

Kasus Korupsi yang menjerat Prijo Langgeng dan kedua rekanya yaitu Praminto Nugroho serta Yuni Suryadi dan Koeanowo telah merugikan uang negara sekitar 3,5 milyar rupiah. Namun menurut majelis hakim bukti-bukti yang diberikan JPU terhadap keterlibatan Prijo Langgeng dianggap kurang cukup.

Lantaran tidak cukup bukti tersebut, Pengadilan Tipikor Surabaya memberi putusan bebas dalam perkara tindak pidana korupsi yang disangkakan Kejaksaan Negeri Ponorogo terhadap Prijo Langgeng.

Selain memberi putusan bebas terhadap terdakwa korupsi Prijo Langgeng,  pihak pengadilan tipikor surabaya juga memberi putusan terhadap terdakwa lainnya yakni Pramito Nugroho selama 1 tahun penjara dan denda 50 juta subsider 3 bulan karena dia terbukti melakukan tindak pidana korupsi.

Tak hanya Praminto, satu tersangka yaitu Yuni Suryadi juga terbukti dan dijatuhi vonis 1 tahun 4 bulan penjara oleh pengadilan tipikor surabaya. Namun pihak Yuni Suryadi saat ini masih mengajukan banding atas putusan tersebut. Tersangka lain yaitu Koesnowo, dihentikan kasusnya karena dia meninggal dunia.

Sementara itu, putusan majelis hakin tersebu membuat pihak Kejaksaan Ponorogo sedikit kecewa dan saat ini akan melakukan kasasi.

"Sejauh ini pihak kejaksaan sedang mempersiapkan berkas untuk kebutuhan kasasi. Kita diberi waktu selama 14 hari kedepan. Disisi lain kita juga akan mempelajari putusan Hakim tersebut," ujar Happy Al Habibi. (warok)