TKW Ponorogo Yang Meninggal di Hongkong Sudah Proses Pemulangan

PONOROGO (kotareyognews.net) - Dhinia Sabatini (22) TKW asal Warga Jalan Kumbokarno, Kelurahan Surodikraman, Kecamatan/ Kabupaten Ponorogo yang meninggal dunia di Hongkong pada Senin (11/10/2016) silam sudah proses pemulangan.  Hal itu disampaikan Hantoro, bapak tiri dari TKW malang asal Ponorogo

Dikatakan Hantoro, selaku orangtua korban dirinya dan keluarga merasa sangat bersedih dengan putrinya. Bahkan dirinya sempat bingung bagaimana kepulangan putrinya yang malang tersebut.

Namun setelah mendapat kabar dari KJRI Hongkong melalui sambungan telepon bahwa jasad putrinya bakal dibaqa pulang dan diperkirakan tiba pada Selasa (18/10/2016) mendatang, Pria 60 tahun baru bisa bernafas agak lega.

Menuruynya, kabar dari KJRI Hongkong tersebut diterima  Kamis(13/10/2016) silam. Saat itu pihak KJRI menginformasikan bahwa jenazah Dhinia Sabatini sedang dalam proses pemulangan.

Namun pihak KJRI Hongkong tidak bisa memastikan hari Selasa mendatang karena jadwal tersebut jiga menyesuaikan jadwal dari penerbangan wilayah Hongkong. Bisa jadi proses pemulangan molor satu hari atau dua hari hingga Kamis (20/10/2016) mendatang.

Menurut Hantoro, dari pihak KJRI menyatakan bahwa akan terus membantu secara optimal atas kasus yang menimpa anaknya yang bekerja di Hongkong tersebut. Pihak keluarga sendiri hanya bisa pasrah dan menyerahkan kepada pihak KJRI dan Pemerintah. (warok)