Tim Donasi Mifta Sampaikan Laporan Pertanggung Jawaban

PONOROGO (kotareyognews.net) - Tim Donasi Mifta yang melakukan penggalian dana untuk keluarga korban laka - lantas di jalan Bathara Katong Dwi Miftahul Khasanah (13) pada, Selasa (26/10/2016) silam telah resmi ditutup pada, Senin (31/10/2016).

Mrnindak lanjuti apa yang telah dilakukan dalam melakukan kerjanya dalam melakukan aksi sosial membantu keluarga almarhumah Mifta, mereka melakukan laporan secara terbuka kepada publik. Tim yang diketuai Anam Ardiansyah ini mengadakan jumpa pers di rumah duka Jalan Bathara Katong, Selasa (01/11).

"Tim donasi Mifta telah kita tutup tepat pukul 00.00 WIB. Itu atas permintaan Ayah korban dengan alasan masih banyak Mifta yang lain selain putrinya. Atas kesepakatan seluruh anggota Tim, akhirnya kita juga sepakat menutup secara resmi Donasi Mifta yang melalui Tim. Dan hari ini kita mengadakan jumpa pers untuk melaporkan pertanggung jawaban dari Tim kepada publik," ujar Keetua Tim Donasi Mifta Anam Ardiansyah.

Dalam laporan tersebut, Anam mengatakan bahwa dana yang telah masuk tertanggal 31 Oktober 2016 saat Tim Donasi resmi ditutup baik secara langsung maupun melalui rekening Pujo (ayah Mifta) totalnya sejumlah Rp, 650. 121. 314,-.

"Laporan Tim Donasi Mifta yang diterima oleh keluarga Almarhumah yaitu dari pemasukan donasi langsung saat takziah sejumlah Rp, 367 595 600, kemudian donasi via Rekening atas nama Pak Pujo Rp 164 296 050,-, dari Jasa Raharja sejumlah Rp 25.000 000,-, dari donasi komunitas ICWP Rp 63.727 664,- dari Rumah Duafa Ponorogo Rp 26.500.000,- dari PSFP sejumlah Rp 3.000.000,-. Total seluruh donasi yang masuk per-tanggal 31 Oktober 2016 adalah Rp, 650. 121. 314.-," papar Anam.

Lebih lanjut Anam mengatakan bahwa setelah laporan pertanggung jawaban Tim Donasi Mifta kali ini, selanjutnya Tim akan melakukan program berikutnya yaitu bedah rumah yang akan dilakukan letua divisi Bedah Rumah.

"Koordinasi divisi bedah rumah Mas Anas, akan langsung bekerja hari ini yang juga ditandai dari donatur lainya yang juga telah datang berupa bahan material batu, pasir dan lain-lain," paparnya.

Menurut Anam, tim akan segera merehab rumah yang lama. Sebagaimana gambar sketsa dan rencana rumah baru yang telah selesai dilaksanakan oleh TIM, rumah pak Pujo akan berubah ukuran menjadi 5 X 7 Meter. Dan rumah yang sebelumnya mengahadap ke selatan, akan berubah menghadap ke timur.

"Terkait pembangunan Rumah berkonsep minimalis itu, segala proses kejelasan sertifikat rumah, hak kepemilikan, saat ini administrasi sedang berjalan dan tinggal menunggu jadi. Itulah alasan mengapa bedah rumah baru bisa dilaksanakan hari ini," tegas Anam.

Sementara itu, terkait status keluarga Pujo yang masih ber - KTP dan KK  dengan alamat Dungus Madiun, Anam memaparkan bahwa saat ini Tim juga telah melakukan pendampingan proses pindah tempat ke Ponorogo. (warok)