Hebat, Prajurit TNI Raih Juara Umum Menembak se ASEAN

Copyright @Merdeka.com
PONOROGO (kotareyognews.net) - Sebuah kebanggaan tersendiri bagi Indonesia. Pasalnya, sejumlah 61 perwakilan dari berbagai kesatuan di TNI berhasil meraih juara umum dalam ajang Lomba Tembak AARM (ASEAN Armies Rifle Meet) ke-26 tahun 2016 di Filipina. Perlombaan tersenut digelar sejak 26 November hingga 7 Desember 2016 di lapangan tembak Camp O’Donnel Capas, Tarl.

Dilasir dari situs berita Merdeka.com, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo menyatakan rasa bangga dengan prestasi Tim Petembak Kontingen TNI AD tersebut. Mereka telah meraih Juara Umum di Lomba Tembak AARM (ASEAN Armies Rifle Meet) ke-26 tahun 2016 di Filipina. Yang lebih membanggakan lagi, para prajurit TNI ini dalam lomba tersebut menggunakan senapan buatan dalam negeri yaitu PT Pindad.

"Yang lain pernah menjadi juara, tetapi tidak menggunakan produknya sendiri. Kalian meraih juara dengan produk bangsa sendiri, produk Pindad," kata Jenderal Gatot seperti dikutim merdeka.com.

Gatot menambahkan, prajurit TNI AD tersebut telah ikut mempromosikan produk Indonesia. Kemenangan di ajang lomba tembak mejadi bukti bahwa produk PT Pindad jaminan mutu dan bisa bersaing di Dunia.

"Kalian latihan siang malam, sehingga berhasil meraih 11 kali Juara Umum dalam mengikuti 26 kali event kejuaraan lomba tembak. Ini sungguh luar biasa," ucapnya.

Lebih lanjut Gatot mengungkapkan bahwa perwakilan Indonesia yaitu TNI sudah berhasil membuat tentara-tentara negara ASEAN untuk berdiri tegak, menghormati sang Merah Putih karena telah meraih juara umum.

"Satu lagi yang saya banggakan bahwa, kalian berhasil keluar sebagai juara umum dengan menggunakan senjata produk bangsa sendiri," ujar Jenderal TNI Gatot Nurmantyo.

Menurutnya, seorang prajurit yang memiliki semangat juang tinggi adalah prajurit-prajurit yang memiliki darah patriot. Dia tak akan pernah rela bila bangsa dan negaranya tidak disegani dalam kancah percaturan dunia.

Namun Gatot meminta prajurit jangan terlena dengan prestasi ini. "Segera evaluasi untuk bisa meningkatkan lagi prestasi, jangan pernah cepat puas, karena lawan-lawan pun pasti akan mengevaluasi untuk lomba tahun depan," pungkasnya.

Diketahui, Tim Petembak Kontingen TNI AD dengan Komandan Tim Mayor Inf Wimoko dan Wakil Komandan Kapten Inf Abraham Pandjahitan dari Kopassus berjumlah 61 orang, terdiri dari 37 orang petembak dan 24 orang pendukung, berhasil memperoleh 21 Emas, 15 Perak, 14 Perunggu dan 6 Trophy dengan menggunakan senjata SS2-V2 HB (Kelas Karaben) dan SS2-V4 (Kelas Senapan).

Para petembak tersebut berasal dari berbagai kesatuan Angkatan Darat, yaitu Kopassus 24 orang, Kostrad 7 orang, Kodam II/Sriwijaya 3 orang, Kodam III/Siliwangi, Kodam XII/ Mulawarman dan Kodam XVI/Pattimura masing-masing 1 orang. Sedangkan materi kelas menembak yang dipertandingkan yaitu, Menembak Pistol Putra dan Putri, Menembak Senapan, Karaben dan Senapan Otomatis. (warok)

Sumber: Merdeka.com