Pohon Raksasa di Jalur Ponorogo - Wonogiri Tumbang, Lalin Dialihkan

WONOGIRI (kotareyognews.net) - Kabar mengejutkan dari Wonogiri. Pasalnya saat ini jalur lalu lintas Ponorogo - Wonogiri dikabarkan lagi macet. Suah pohon beringin berukuran raksasa yang berada di jalur yang sering disebut tikungan ongko wolu Wonogiri dikabarkan roboh pada, Selasa (29/11/2016) sore.

Informasi yang diterima kotareyognews.net dari laman berita joglosemar.co menyatakan bahwa pohon raksasa tersebut sering disebut danyangan tersebut tumbang lantaran diterjang angin kencang yang disertai hujan lebat. Robohnya pohon besar atau danyangan tersebut berimbas pada amblasnya jalur penghubung Wonogiri-Ponorogo.

"Malam hari usai hujan lebat disertai angin, sebuah pohon beringin raksasa yang tumbuh di komplek danyangan Dusun Sigereng, Desa Tegalrejo, Kecamatan Purwantoro, Wonogiri, di tikungan Ongko Wolu, ambruk," ujar Kapolsek Purwantoro, AKP Haryanto seperti dikutip dari laman joglosemar.co.

Dia juga mengatakan bahwa pohon yang sudah berusia ratusan tahun itu tidak kuat menahan terjangan angin dan hujan. Akibatnya bohon besar tersebut roboh dan menyebabkan jalur Ponorogo - Wonogiri ikut retak.

Menurut dia, pohon raksasa tersebut berdiameter sekitar dua meter dan tingginya lebih dari 20 meter. Selain itu, akibat tumbangnya pohon tersebut juga menyebabkan beberapa batang pohon besar lain di sekitarnya ikut roboh.

"Yang lebih parah, akibat ikut tercabutnya akar pohon yang sudah menjalar ke berbagai arah itu, membuat ruas jalan yang menghubungkan wilayah Wonogiri maupun Purwantoro dengan Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur ambles dan tak bisa dilewati," paparnya.

Akibat jalan yang ambles tersebut terpaksa pengguna jalan tidak bisa melewati jalur tersebut. Beruntung, pohon tersebur tidak roboh ke jalan atau ke pemukiman warga karena lokasinya cukup jauh. (warok)

Sumber : Pohon Raksasa Ambruk, Jalur Penghubung Wonogiri-Ponorogo Ambles