Terkait Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni Dilarikan ke Rumah Sakit, Ini Penjelasanya

PONOROGO (kotareyognews.net) - Usai melantik 921 pejabat eselon II, III, dan VI di Pendopo Agung Ponorogo, Bupati Ipong mengeluhkan perutnya yang terasa sakit. Tak lama kemudian dia dilarikan ke unit gawat darurat RSUD Dr Harjono, Kamis ( 29/12/2016) siang.

Kabar yang berhembus Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni tekena serangan jantung. Namun kabar tersebut ditepis oleh sejumlah orang dekat Bupati. Mereka bilang bahwa Bupati Ipong dilarikan ke rumah sakit lantaran dia kelelahan setelah membahas mutasi ratusan pejabat yang baru saja dilantik.

"Habis melantik para pejabat di Pendopo, Pak Bupati dirawat di rumah sakit karena kacepakan bukan sakit jantung. Beliau memang beberapa hari terakhir sibuk membahas mutasi hingga kurang istirahat dan lupa makan. Beliau memiliki riwayat maag," ujar Budi kepada wartawan.

Dikatakan Setio Budiono, awalnya setelah melantik 921 pejabat dari eselon II, III dan IV, Bupati Ponorogo merasa tidak enak badan. Ia mengeluhkan gangguan pada perutnya. Tak lama kemudian Bupati Ponorogo langsung dilarikan ke rumah sakit.

Sementara tak berselang lama usai dikonfermasi, Pihak Humas Pemkab Ponorogo mendapat informasi tentang hasil dari pemeriksaan Dokter. Humas sendiri langsung menyampaikan Pres Release kepada sejumlah awak media.

Begini bunyi Pres Release yang disampaikan terkait leadaan Bupati Ipong.

Siaran Pers Humas Pemerintah Kabupaten Ponorogo

Kamis, 29 Desember 2016

Menanggapi informasi yang beredar di masyarakat terkait dengan kondisi kesehatan Bapak Bupati Ponorogo Drs. H. Ipong Muckhlisoni, dengan ini pemerintah Kabupaten Ponorogo menyampaikan informasi resmi sekaligus meluruskan informasi yang beredar di masyarakat.

Bahwa siang tadi sekira pukul 12.30 WIB, setelah acara pelantikan dan pengukuhan pejabat di depan Pendopo, bapak Bupati mengeluh sakit ulu hati dan perut kembung, karena saat itu beliau tampak kelelahan maka diputuskan untuk diperiksa di RSUD dr. Hardjono Ponorogo.

Oleh tim dokter, darihasil pemeriksaan dinyatakan bahwa bapak Bupati mengalami kolik abdomen atau kolik lambung, dan keluhan seperti ini sudah pernah dirasakan sebelumnya oleh bapak Bupati.

Keluhan seperti ini bisa dipicu oleh
1. telat makan
2. pola makan
3. kelelahan

Selanjutnya tim dokter bersama dengan keluarga memutuskan untuk berobat lebih lanjut atau untuk dikonsultasikanke dokter KGEH (Konsultan Gastro Entero Hepatologi) untuk evaluasi lebih detail tentang kondisi lambungnya.

Demikian bunyi siaran pers yang disampaikan oleh pihak Humas Pemkab Ponorogo. (warok)