Curah Hujan Tinggi, Wilayah Talun Ngebel Ponorogo Diterjang Longsor

Longsor Ngebel
PONOROGO (kotareyognews.net) - Rupanya curah hujan di wilayah Kabuoaten Ponorogo masih tergolong tinggi. Bisa dipastikan tiap malam mejelang, Ponorogo diguyur hujan. Bahkan beberapa hari terakhir hujan justru semakin menjadi dan menimbulkan keresahan masyarakat karena mereka dihantui dengan tanah longsor dan banjir.

Seperti hujan pada, Selasa (28/02) malam. Hujan yang mengguyur malam itu hingga dini hari sekitar pukul 00.00 WIB,  menyebabkan bencana longsor menerjang Desa Talun, Kecamatan Ngebel, Kabupaten Ponorogo.

Informasi yang berhaail dihimpun, tebing setinggi 25 meter longsor menutup bahu jalan raya yang merupakan akses utama warga setempat menuju ke daerah lain. Bahkan beberapa rumah warga juga sempat tertimbun material tanah longsor.

Seperti rumah Siman(51) yang hampir roboh akibat longsor. Kondisi terparah di bagian kamar mandi dan salah-satu sudut rumahnya. Beruntung tidak ada keluarga siman yang jadi korban atas musibah teraebut

 “Saat kejadian, anggota keluarga Pak Siman sudah mengungsi ke rumah tetangga, sehingga aman,” jelas Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ponorogo, Setyo Budiono.

Kondisi terbaru rumah Siman saat ini, tampak pada beberapa bagiannya menggantung akibat tanah yang dijadikan pondasi ikut longsor tergerus air dan menuju ke bawah. “Kami mengimbau bagi warga yang ingin melintasi kawasan ini harus melalui jalan alternatif lain, yakni di Desa Mongal Brambang supaya lebih aman,” ujar Setyo.

Tebing yang longsor menutup akses jalan raya Desa Talun.Saat ini, sejumlah Tim dari Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Ponorogo bersama warga dan aparat desa sekitar melakukan kerja bakti  membersikan sisa material longsoran yang ada di  jalan raya.

"Bantuan logistik sudah kami kirim kepada korban. Semoga sedikit bisa meringankan dan bencana longsor tidak terjasi lagi," ujar Budi. (warok)