Diringkus, Polisi Terpaksa Tembak Pelaku Pencurian Desa Pandak Karena Melawan Petugas

PONOROGO (kotareyognews.net) - Setelah melakukan pengejaran pelaku pencurian yang berhasil mengobrak-abrik tiga rumah di desa Pandak, kecamatan Balong Kabupaten Ponorogo, Rabu (22/02) silam, akhirnya pada Minggu (26/02) Satuan Residivis dan Kriminal (Satreskrim) Polres Ponorogo berhasil meringkus pelaku.

Informasi yang diterima kotareyognews.net, pelaku pencurian tersebut adalah penjual pentol, bernama Romijo (39), warga Desa Sugihan, kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo. Dia ditangkap polisi di Sukoharjo Jawa Tengah saat dia hendak menjual haail curianya.

"Kita mendapat informasi bahwa pelaku sedang berada di Sukoharjo untuk menjual barang curianya. Kita langsung menurunkan tim untuk melakukan penangkapan,"ujar Kasat Reskrim Polres Ponorogo AKP Rudi Darmawan.

Menuru Rudi, dalam penangkapan tersebut pihaknya terpaksa harus melumpuhkan pelaku karena melawan petugas. Dari hasil penangkapan di tempat persembunyiannya petugas berhasil menyita barang bukti berupa laptop Acer, Samsung Tab, Hp Sony dan perhiasaan.

Rumijo merupakan tersangka pelaku pencurian dengan pemberatan (curat) di tiga rumah yang dia lakukan dalam satu hari di Desa Pandak. Dalam melaku aksinya pelaku dalam menjalankan aksinya terlihat sudah lincah.

"Pelaku ini keseharianya penjual pentol keliling. Dia tiap hari menjual pentol di desa pandak sambil memelakukan pemetaan lokasi yang akan jadi sasaran aksi kejahatanya. Jadi pelaku ini sudah membaca peta lokasi dan siapa yang memiliki barang berharga yang bisa dicuri,"jelas AKP Rudi Darmawan.

Atas perbuatanya, lanjut Rudi, tersangka dijerat dengan  pasal 363 tentang pencurian dengan pemberatan. Dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.(warok)