Jalan Berlubang Ponorogo Minta Tumbal Lagi, Warga Munggu Meninggal di TKP

PONOROGO (kotareyognews.net) - Korban terus berjatuhan disebabkan jalan berlubang di wilayah Ponorogo. Kali ini musibah menimpa Boiran (43), warga RT: 7, RW: 4, Dukuh Sumberejo, Desa Munggu, Kecamatan Bungkal, Ponorogo harus kehilangan nyawa usai mengalami laka tunggal saat menghindari jalan berlubang di jalur Bancar-Bungkal, Selasa (14/02)

Informasi yang berhasil dihimpun kotareyognews.net, dari warga di sekitar lokasi kejadian, kecelakaan lalu lintas itu terjadi saat Boiran mengendarai sepeda motor bersama Agus Riyanto dari arah selatan ke utara. Dia mengendarai sepeda motor dengan kecepatan sekitar 60 km/jam. Saat Boiran tiba di lokasi Dukuh Dungulan, Desa Bungkal, disitu ada jalan berlubang.

Karena lubang terlihat menganga cukup dalam, Boiran berupaya menghindari berlubang jalan tersebut. Namun apa yang terjadi, motor yang dia kendarai mengalami selip dan dia terjatuh di badan jalan. Naasnya, kepala Boiran membentur aspal jalan cukup keras hingga dia meninggal dunia di lokasi kejadian.

“Saat itu Boiran hendak menghindari jalan berlubang. Kemudian karena selip dan tidak menguasai setir akhirnya terjatuh dan meninggal dunia di lokasi kejadian, Sedangkan Agus Riyanto yang berada di belakang mengalami luka di bagian kepala sebelah kanan,"ujar Cholis.

Petugas dari Polsek Bungkal yang mendapat kabar telah terjadi laka lantas langsung menuju TKP. Polisi langsung membawa Agus Riyanto ke RSUD dr. Hardjono untuk mendapatkan perawatan. Sedangkan Boiran yang telah meninggal dunia dibersihkan kemudian diserahkan ke keluarga untuk dimakamkan. (warok)