Profesional, Maling di Ponorogo Gasak Tiga Rumah dalam Sehari

PONOROGO (kotareyognews.net) - Adalah aksi pencurian yang terjadi di desa Pandak kecamatan, Balong, Kabupaten Ponorogo. Dalam melakukan aksinya pencuri di desa Pandak ini tergolong cukup profesional. Pasalnya dalam waktu sehari semalam dia mampu menggasak tiga korbanya dirumah yang berbeda, Rabu (22/02) silam.

Tak tanggung-tanggung, barang berharga yang berhasil digondol maling dari ketiga rumah yang disatroni maling di desa Pandak tersebut jumlahnya  mencapai ratusan juta rupiah.

Sabarudin, adalah korban pertama kasus pencurian di desa Pandak. Aksi pencurian di rumah Sabarudin ini terjadi sekitar pukul 23.30 WIB. Dari rumah Sabarudin di  RT 03, RW 01, Dukuh Kresek, Desa Pandak, Kecamatan Balong, Kabupaten Ponorogo ini pencuri  berhasil menggondol HP Merk SONY Z3 warna hitam serta HP SAMSUNG TAB 3 warna putih.

"Korban baru mengetahui bahwa rumahnya dimasuki maling saat dia pulang dari masjid. Dia mendapati pintu rumah bagian belakang sudah dalam keadaan terbuka. Lalu dia membangunkan anaknya yang bernama Adela dan langsung melakukan pengecekan seisi rumah. Mereka mendapati HP Merk SONY Z3 warna hitam serta HP SAMSUNG TAB 3 warna putih miliknya sudah lenyap,"terang Kasubag Humas Polres Ponorogo AKP Sudarmanto.

Tak hanya HP, pagi harinya saat Sabarudin mengecek uang yang disimpanya di dalam dompet ternyata juga amblas. Uang yang jumlahnya sebesar Rp 400.000,00 yang berada dalam dompet juga tak ada. Saat dicari,  Sabarudin menemukan dompet sudah di buang oleh pencuri di belakang rumah dan isinya sudah kosong.

"Total kerugian Sabarudin ditaksir sekitar  Rp. 16.400.000,00," papar Sudarmanto.

Lebih lanjut Kasubag Humas Polres Ponorogo ini menjelaskan bahwa kasus pencurian juga terjadi pada pagi hari, Kamis (23/2) sekitar pukul 05.30 WIB. Kali ini  di rumah Febi Amanda warga RT 01, RW 01, Dukuh  Kresek, Desa Pandak, Kecamatan Balong, Kabupaten Ponorogo.

Febi Amanda mengetahui sepeda motor miliknya MIO GT thn 2013 warna merah No Pol AE 2204 VL, No Ka MH32BJ001DJ082809, Nosin 2BJ082821 sudah tidak ada di tempat. Dia mengetahui hal itu saat dia bangun tidur.

Mengetahui hal tersebut Febi Amanda langsung memberitahukan kepada Panari, salah satu saudaranya. Merekapun langsung melakukan pengecekan baramg berharga lainya di dalam rumah. Mereka juga mendapati Laptop merk ACER warna hitam milik Febi juga lenyap.

"Total kerugian yang diterima korban kedua Febi iniencapai Rp. 12.300.000,00,"paparnya.

Kasus pencurian ketiga terjadi Kamis sekitar pukul 05.00 WIB di rumah Giso, warga RT 03, RW 01, Dukuh Kresek, Desa  Pandak, Balong, Ponorogo. Dirumah Giso ini maling membobol pintu rumah bagian samping. Giso sendiri baru mengetahui sekitar pukul 06.00 WIB.

Kejadian tersebut langsing diberitahukan kepada Rusmi. Setelah mereka melakukan pengecekan, ternyata terdapat bekas congkelan pada pintu yangbsudah terbuka tersebut.

Tak hanya itu, mereka juga langsung mengecek barang berharga milik mereka. Alangkah terkejutmya saat mereka memgetahui jika perhiasan emas yang terdiri dari anting seberat sekitar 1 sampai 2 gram sudah hilang dari dalam almari.

"Kerugiam yang diderita Giso ditaksir sekitar lima ratus ribu rupiah," terangnya.

Atas laporan kasus pencurian tersebut, Kapolsek Balong, AKP Sukamto langsung mendatangi 3 TKP yang memjadi korban pencurian di Desa Pandak. Polisi langsung melakukan pemeriksaan korban dam saksi.

 "Jajaran Polsek Balong telah berkoordinasi dengan tim  Buser Polres Ponorogo guna melakukan penyelidikan dan identifikasi pelaku," pungkasnya. (warok)