Korban Longsor dan Tanah Gerak Desa Dayakan Ponorogo Terus Bertambah

PONOROGO (kotareyognews.net) - Tanah longsor di wilayah Ponorogo Barat tepatnya di Desa Dayakan, kecamatan Badegan, Kabupaten Ponorogo pada, Rabu (01/3/2017) silam tak cukup sampai disitu.

Kabar terbaru yang berhasil dihimpun kotareyognews.net, korban tanah longsor dan tanah gerak saat ini bertambah sebanyak 11 rumah. Sejumlah rumah tersebut mengalami rusak akibat longsor dan tanah gerak, Sabtu (4/3/2017). Bahkan kerugian yang ditanggung warga mencapai seratusan juta rupiah.

Rumah yang rusak akibat tanah gerak ada empat rumah yaitu rumah Lamiran di RT 005/RW 002, Dukuh Watuagung; rumah Sutar di RT 005/RW 005, Dukuh Watuagung; rumah Yahmun di RT 001/RW 005, Dukuh Watuagung; dan rumah Katimin di RT 001/RW 005, Dukuh Watuagung.

Sedangkan tujuh rumah di Desa Dayakan yang rusak akibat longsor yaitu rumah Suratno di RT 002/RW 001, Dukuh Jurangsempu; rumah Kaserin di RT 005/RW 001, Dukuh Jurangsempu, rumah Kasno di RT 005/RW 001, Dukuh Jurangsempu; rumah Kateno di RT 005/RW 001, rumah Narman di RT 002/RW 001, rumah Yadi di RT 005/RW 004, dan rumah Sibin di RT 006/RW 004, Dukuh Watuagung.

Baca: Sedih, Wilayah Ponorogo Barat Juga Diterjang Longsor

Kabid Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ponorogo, Setyo Budiono, mengatakan hujan deras yang mengguyur wilayah Badegan sejak beberapa hari lalu mengakibatkan tanah longsor dan tanah gerak di Desa Dayakan, Kecamatan Badegan, Sabtu. Akibatnya, sebelas rumah di desa tersebut rusak.

“Sebelas rumah tersebut mengalami kerusakan di sejumlah bagian,” kata Budi kepada Solopos.com, Minggu (5/3/2017).

Selain merusak rumah, kata dia, 4 hektare lahan persawahan di desa itu juga rusak. “Tidak ada rumah yang roboh. Paling banyak kerusakan di bagian samping maupun depan rumah,” ujar dia.

Petugas BPBD Ponorogo memberikan bantuan berupa paket sembako kepada warga yang rumahnya rusak. Selain itu, petugas beserta warga setempat bekerja bakti untuk membersihkan material longsoran.(*)

Baca sumber: Solopos