Mayat Wanita Ditemukan Warga Sampung Hanyut di Sungai

Mayat yang ditemukan warga sampung mengapung
di sungai
PONOROGO (kotareyognews.net) - Warga sekitar sungai Galok  Desa/kecamatan Sampung, kabupaten Ponorogo digemparkan oleh penemuan mayat wanita mengapung dibawah jembatan. Mayat wanita tersebut pertama kali ditemukan oleh Pendik (17) warga sekitar sungai Galok pada, Senin (13/03) siang.

Menurut Kasubag Humas Polres Ponorogo AKP Sudarmanto awal mula penemuan mayat wanita tersebut saat Pendik warga sekitar sungai, sedang membuang sampah dari atas jembatan sungai Galok sekitar pukul 12.30 WIB. Dia melihat di dasar sungai ada mayat wanita yang mengapung tepat dibawah jembatan.

Setelah memastikan bahwa apa yang dilihatnya adalah sosok mayat manusia, Pendik kemudian memberitahukan apa yang dia lihat kepadaRoimarkun yang kebetulan melintas di jembatan tersebut. Mereka berdua langsung memberitahukan kepada warga yang lain dan melaporkan penemuan mayat wanita tersebut ke Polsek Sampung.

Pihak Polsek Sampung saat mendapat laporan, langsung memberitahukan kepada Mulyadi (65) warga Jalan Raya Sampung yang sebelumnya sekitar pukul 10.00 WIB telah melaporkan tentang istrinya Munirah (59) yang menghilang rumah. Pihak Polsek Sampung juga mengajak pelapor ke TKP penemuan mayat untuk memastikan apakah yang ditemukan adalah Munirah istri korban.

Setelah mayat dilihat oleh pelapor, ternyata benar bahwa mayat yang ditemukan warga di sungai Galok tersebut adalah istri pelapor.

"Korban langsung di evakwasi dan dilakukan pemeriksaan oleh unit Spkt Polres dan  petugas medis dari Puskesmas Sampung. Hasilnya, tak ada tanda-tanda penganiayaan di tubuh korban. Selanjutnya korba langsung diserahkan kepada pihak keluarga,"terang Sudarmanto.

Dikatahui, Istri Mulyadi sebelumnya telah dilaporkan menghilang sari rumahnya pada, Minggu (12/03) sekitar pukul 01.00 WIB. Awalnya korban keluar rumah dengan alasan didalam rumah terasa sumuk. Sekira 10 menit korban masuk rumah lagi dan tidak lama kemudian keluar rumah lagi, setelah 1 jam ditunggu, korban tidak masuk rumah lagi. Akhirnya pelapor mencari korban, namun tak ditemukan juga.

Bahkan, keesokan harinya pencarian korban juga di bantu keluarga dan warga sekitar. Namun warga juga tak menemukan keberadaan korban dan akhirnya pihak keluarga melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Sampung.(warok)