Hari Ini Pencarian 28 Korban Longsor Banaran Ponorogo Dimulai

Pencarian 28 korban longsor Banaran dengan
menggunakan 6 alat berat
PONOROGO (kotareyognews.net)-  Proses pencarian korban logsor di desa Banaran, kecamatan Pulung  hari ini dimulai oleh tim SAR gabungan. Anggota yang terdiri dari BPBD Ponorogo, Tagana, TNI, Polri dan relawan mulai berherak melakukan pencarian dengan alat berat,Minggu, (02/04) pagi.

Proses pencarian korban dengan cara melakuka  penggalian material longsor sepanjang sekitar 1 kilo meter ini menggunakan enam buah alat berat. Keenam Eskalator tersebut dalam proses pencarian dibagi tiga titik.

"Pagi ini enam alat berat yang kita datangkan kemarin sore sudah mulai melakukan pencarian korban. Keenam alat berat tersebut dibagi dalam tiga titik yaitu paling atas dekat pusat longsor, tengah dan bawah,"ujar Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni.

Menurutnya, proses pencarian korban diakui sempat tertunda dan baru bisa dilakukan pada hari minggu karena cuaca dan kondisi di lokasi yang tidak mungkinkan. Selain itu, di titik lokasi  longsor cukup mbahayakan karena kondisi tebing sangat curam dan ditakutkan akan terjadi longsor susulan karena guyuran air.

"Semua peralatan dan tenaga sudah disiapkan di tiga titik lokasi material yang menimbun rumah warga. Semoga proses pencarian warga yang tertimbun longsor bisa berjalan lancar,"tandasnya.

Disampaikan Ipong, pihaknya mendatangkan alat berat dati Ponorogo dan kabupaten terdekat seperti Madiun. Itulah sebabnya pencarian tertunda satu hari lantaran perjalanan alat berat le lokasi juga membutuhkan waktu.

"Kita juga mengatisipasi keselamatan dari tim SAR dan relawan yang akan melakukan pencarian dan penggalian, karena tebing sisa longsor kugaengeluarkan air fan ditakutkan ada longsor susulan,"pungkasnya. (warok)