Hasil Identifikasi Tim DVI, Ini Nama Jenazah Korban ke-4 Longsor Ponorogo

Kapolres Ponorogo, tim DVI dan Dinkes
PONOROGO (kotareyognews.net) - Usai diketemukan jenazah korban ke-4 longsor desa Banaran, kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo pada, Monggu (09/04) siang. Jenazah langsung dilarikan ke RSUD Dr. Harjono Ponorogo guna dilakukan identifikasi oleh tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jatim

Hasil identifikasi sendiri baru bisa di release oleh Kapolres Ponorogo AKBP Suryo Sudarmadi pada sore hari sekitar pukul 18.00 WIB. Rekonsilisasi atau penemuan jenazah di dukuh Tangkil, desa Banaran, kabupaten Ponorogo jenazah dengan label B04, dari hasil pemeriksaan telah diperoleh 2 data sekunder.

"Dari data medis jenis kelamin korban laki-laki, tinggi 162 centimeter, usia 20-30 tahun dan terdapat tindik di telinga kiri. Sedangkan ciri yang lain adalah gigi gingsul kanan dan kiri, gigi depan lubang,"terangnya.

Lebih lanjut Suryo menjelaskan bahwa korban juga memakai properti berupa kaos warna biru muda, ukuran XL begambar tengkorak bagian depan, bertuliskan Sunset di tanah anarki. Korban juga memakai cepana jeans warna kemerahan model pensil.

"Kedua data skunder tersebut sesuai dengan data AM 05 dari keluarganya. Berdasarkan data teraebut jenazah tidak terbantahkan dan teridentifikasi atas nama Maryono atau Sumaryono, laki-laki, usia 25 tahun, alamat dukuh Tangkil desa Banaran,"paparnya.

Atas penemuan jenazah Maryono ini, jumlah korban longsor Banaran yang telah ditemukan sejumlah 4 orang dan 24 orang beelum ditemukan. (warok)