Korban Longsor Ponorogo Ditemukan Terhimpit Kayu dan Tanah

jasad Katemi korban longsor 
PONOROGO (kotareyognews.net) - Baru berjalan sekitar 3 jam pencarian korban tertimbun longsor di desa Banaran, Pulung, Ponorogo. Tim SAR gabungan yang telah menurunkan sekitar 6 alat berat telah berhasil menemukan dua jasad korban.

Dia adalah Katemi dan cucu keponakanya Iwan. Jasad Katemi korban longsor warga RT: 03, RW: 01, dukuh Tangkil, desa Banaran ini berhasil ditemukan oleh tim SAR pada Minggu (02/04) siang.

Korban Katemi ditemukan di titik 3 yang merupakan titik paling bawah di lokasi proses pencarian korban longsor. Dia berhasil ditemukan sekitar 10.30 WIB. Saat dievakwasi, kondisi korban dalam keadaan terhimpit kayu dan tertimbun material longsor.

"Korban dalam posisi tengkurap terhimpit kayu dan tertimbun tanah," ujar Sutikno tetangga korban.

Dikatakan Sutikno, korban Katemi, saat terjadi longsor sedang berada di rumahnya bersama cucu keponakan Iwan. Mereka berdua dipastikan ikut tertimbun material saat bencana longsor menghantam rumah mereka.

Jasad Katemi langsung dievakuasi ke Posko 1 yang merupakan posko tempat korban meninggal. Sementara korban ditempatkan di posko tersebut untuk menunggu proses pemakaman.

proses pencarian korban longsor
Sementara itu, tak berselang lama sekitar pukul 12.00 WIB, jasad cucu keponakan Katemi bernama Iwan juga berhasil ditemukan tim SAR tak jauh dari lokasi penemuan jasad Katemi. Dia juga tertimbun material longsor bersama puing-puing reruntuhan rumah.

Kabid Kedaruratan dan Logistik, BPBD Ponorogo Setyo Budiono mengatakan bahwa korban longsor baru diketemukan dua orang. Jadi masih terdapat 26 korban yang belum diketemukan.

"Sementara proses pencarian korban telah berhasil menemukan dua warga yang tertimbun longsor di titik 3. mereka adalah Katemi dan cucu keponakanya bernama Iwan,"terang Setyo Budiono (warok)