Lokasi Longsor Banaran Ponorogo Ditetapkan Zona Merah dan Membahayakan

Sebuak eskavator terbawa longsor dan
mengeluarkan asap
PONOROGO (kotareyognews.net) - Banyaknya kejadian yang sering muncul di lokasi tanah longsor desa banarang, kecamatan pulung, kabupaten Ponorogo jadi perhatian Nasional. Apalagi terjadinya longsor susuoan yang telah mengubur satu alat berat dan beberapa motor milik relawan.

Menindak lanjuti kondisi tersebu, Pemerintah Provinsi Jawa Timur menetapkan kawasan longsor di Desa Banaran, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo, sebagai zona merah. Lokasi longsor tersebur dianggap membahayakan dan dilarang ada aktivitas, termasuk kegiatan pencarian korban yang kemungkinan masih tertimbun.

"Iya, sudah ditetapkan itu sebagai zona merah. Tidak mungkin lagi ada evakuasi karena itu membahayakan. Membahayakan masyarakat dan juga membahayakan tim relawan, membahayakan petugas juga," kata Wakil Gubernur Jawa Timur, Syaifullah Yusuf seusai sidak UNBK di SMAN 3 Kota Malang, Selasa (11/4/2017) seperti dikutip di laman regional.kompas com.

Menurut Gus Ipul, penetapan zona merah dilakukan setelah sejumlah pihak terkait melaksanakan rapat setelah terjadi longsor susulan di kawasan itu pada Minggu (9/4/2017).

"Di situ sudah ditetapkan oleh Bapak Bupati (Ponorogo), setelah rapat dengan Dandim, Kapolres dan juga BPBD provinsi, BPBD kabupaten, semua, ditetapkan itu zona merah. Zona merah itu artinya bahaya untuk permukiman dan untuk pertanian," jelasnya. (warok)